Adaptasi mangrove memungkinkan tumbuhan ini bertahan pada lingkungan pesisir yang penuh tantangan. Genangan air, kadar garam tinggi, tanah yang miskin oksigen, perubahan pasang surut, dan pergerakan sedimen membuat kawasan mangrove berbeda dari habitat daratan pada umumnya. Untuk menghadapi kondisi tersebut, mangrove mengembangkan berbagai bentuk adaptasi. Sistem akar, daun, batang, reproduksi, hingga mekanisme fisiologisnya membantu tumbuhan Baca Selengkapnya
Bulan: Februari 2026
Jenis-Jenis Mangrove dan Ciri Khasnya
Jenis-jenis mangrove memiliki bentuk, struktur akar, habitat, dan cara beradaptasi yang berbeda. Keanekaragaman tersebut membuat hutan mangrove tidak hanya terdiri dari satu jenis pohon, tetapi menjadi komunitas tumbuhan yang saling melengkapi dalam menghadapi lingkungan pesisir. Di Indonesia, kita dapat menemukan berbagai jenis mangrove dari kelompok yang berbeda. Bakau (Rhizophora), api-api (Avicennia), pedada atau bogem (Sonneratia), Baca Selengkapnya
Nipah Nypa fruticans: Mengenal Palem Mangrove di Pesisir
Nipah Nypa fruticans merupakan tumbuhan pesisir yang memiliki bentuk unik dibandingkan kebanyakan mangrove lainnya. Tumbuhan ini termasuk kelompok palma dan umumnya tumbuh di kawasan pasang surut, terutama sepanjang muara sungai, laguna, dan tepian perairan yang terlindung. Berbeda dari bakau yang tumbuh sebagai pohon dengan batang utama yang jelas, nipah memiliki batang utama yang berada di Baca Selengkapnya
Tancang (Bruguiera): Mengenal Mangrove dengan Akar Lutut yang Khas
Tancang (Bruguiera) merupakan salah satu kelompok pohon mangrove yang tumbuh di kawasan pesisir tropis. Tumbuhan ini mampu bertahan pada lingkungan yang mengalami pasang surut, tanah berlumpur, salinitas, serta kondisi substrat dengan oksigen yang terbatas. Salah satu ciri yang menarik dari tancang adalah sistem akarnya. Beberapa jenis Bruguiera memiliki akar lutut (knee roots) yang muncul dari Baca Selengkapnya